
Jakarta – Warta Ekonomi
Produsen mobil listrik raksasa asal Tiongkok, BYD, resmi memperkenalkan merek mobil premiumnya, Denza, ke pasar Eropa. Dalam peluncurannya, perusahaan menyatakan komitmennya untuk bersaing secara langsung dengan para pemain lama di segmen mobil mewah, seperti BMW dan Mercedes-Benz.
Menurut Alfredo Altavilla, penasihat khusus BYD untuk wilayah Eropa, kehadiran Denza merupakan bagian dari strategi besar perusahaan untuk memperkuat posisi mereka dalam industri kendaraan listrik di benua biru.
“Denza akan menjadi perintis teknologi BYD. Setiap fitur mutakhir akan lebih dulu diperkenalkan di Denza sebelum disematkan pada model BYD lainnya,” ujar Altavilla, seperti dikutip dari Reuters, Selasa (8/4).
Penjualan Denza di Eropa dijadwalkan dimulai akhir tahun ini, dimulai dengan peluncuran model Z9 GT. Sementara itu, versi plug-in hybrid dari mobil tersebut diperkirakan hadir pada awal tahun 2026.
Meski rincian strategi pemasaran dan harga pasti dari Z9 GT belum diumumkan secara terbuka, Altavilla memastikan bahwa banderol harga mobil ini akan melebihi €72.000.
Denza menyasar dua segmen utama pasar: konsumen premium konvensional yang telah terbiasa dengan mobil mewah, serta generasi muda yang mengutamakan teknologi canggih. Selain itu, BYD juga mempertimbangkan untuk menghadirkan dua model SUV off-road sebagai bagian dari ekspansi Denza.
“Ambisi kami adalah menjadikan Denza sebagai merek premium dengan lini produk lengkap di pasar Eropa,” ungkap Altavilla.
Menariknya, seluruh unit Denza yang dipasarkan di Eropa akan diekspor langsung dari Tiongkok. Hal ini cukup mengejutkan karena BYD sebenarnya berencana memulai produksi lokal di pabrik pertamanya di kawasan euro pada Oktober 2025.
SUMBER. WARTAEKONOMI.CO.ID










