
JAKARTA – BYD, produsen otomotif ternama asal Tiongkok, baru saja memperkenalkan sistem bantuan mengemudi canggih yang diberi nama “God’s Eye”. Teknologi ini memungkinkan semua kendaraan BYD dilengkapi dengan sistem berkendara cerdas tingkat tinggi.
Menurut laporan Carnewschina, Selasa, 11 Februari, peluncuran sistem bantuan mengemudi ini bertujuan untuk menjaga daya saing BYD dengan merek-merek lain yang telah lebih dulu mengimplementasikan teknologi serupa. Yang menarik, sistem “God’s Eye” hadir dalam tiga kategori berbeda, masing-masing dirancang untuk berbagai tingkatan kecanggihan.
Chairman BYD, Wang Chuanfu, menjelaskan bahwa BYD saat ini memiliki lebih dari 110.000 insinyur, dengan 5.000 di antaranya berfokus pada riset dan pengembangan (R&D) di bidang sistem mengemudi cerdas. Hal ini menjadikan BYD terus berupaya memberikan pengalaman terbaik bagi penggunanya.
Sistem bantuan ADAS “God’s Eye” tersedia dalam tiga klasifikasi. Klasifikasi pertama, yang disebut entry-level C, mengandalkan tiga kamera utama yang dipasang di belakang kaca depan. Sebagai sistem ADAS tingkat dasar, “God’s Eye C” akan dipasang pada kendaraan BYD dan didukung oleh sistem DiPilot 100 dengan daya komputasi 100 TOPS. Klasifikasi C ini juga dilengkapi dengan 12 kamera, radar gelombang 5 mm, dan 12 radar ultrasonik. Kamera terdiri dari 3 kamera depan, 5 kamera panorama, dan 4 kamera keliling, sementara radar memberikan sudut pandang 360 derajat tanpa titik buta, dengan jarak deteksi hingga 300 meter.
Untuk klasifikasi B, BYD menambahkan sensor LiDAR untuk meningkatkan kemampuan persepsi sistem. Teknologi ini akan dipasang pada mobil Denza dan Fang Cheng Bao, didukung oleh sistem DiPilot 300 dengan komputasi 300 TOPS.
Sedangkan untuk klasifikasi A, sistem ini dilengkapi dengan tiga sensor LiDAR dan menggunakan DiPilot 600 dengan daya komputasi 600 TOPS. Sistem canggih ini akan diaplikasikan pada kendaraan premium dari merek BYD, Yangwang.
Wang Chuanfu juga menyatakan bahwa setiap model mobil BYD, termasuk BYD Seagull, BYD Qin Plus DM-i, dan BYD Seal 05 DM-i, akan dilengkapi dengan teknologi ini. Semua model tersebut diperkirakan akan dibanderol dengan harga di bawah 100.000 yuan, atau sekitar Rp224 juta.
SUMBER. VOI.ID










