
BYD Catat Penjualan Hampir 1 Juta Unit di Kuartal Pertama 2025, Mobil Hybrid Semakin Mendominasi
BYD kembali menunjukkan dominasinya di pasar otomotif global dengan mencatatkan penjualan hampir 1 juta unit mobil penumpang dalam tiga bulan pertama tahun 2025. Tercatat sebanyak 990.711 unit mobil terjual secara global pada periode Januari hingga Maret 2025. Angka ini melonjak sebesar 58,7 persen dibandingkan kuartal pertama tahun sebelumnya yang hanya mencapai 624.398 unit.
Kinerja ekspor BYD juga mengalami lonjakan signifikan. Pada Kuartal I 2025, total ekspor mencapai 206.084 unit, naik lebih dari 110 persen dibandingkan kuartal sebelumnya (Q4 2024).
Mobil Hybrid Jadi Andalan Baru
Meski penjualan mobil listrik murni (BEV) dari BYD terus menunjukkan pertumbuhan, ternyata tren pasar saat ini mulai berpihak pada mobil hybrid plug-in (PHEV). Data menunjukkan bahwa pada kuartal pertama tahun ini, penjualan mobil listrik murni BYD mencapai 416.388 unit, meningkat 39 persen dari 300.114 unit pada periode yang sama di tahun 2024.
Namun, proporsi mobil listrik murni terhadap total penjualan justru menurun menjadi 42,2 persen, turun 6,1 persen dibanding tahun lalu. Sebaliknya, penjualan PHEV melonjak hingga 76 persen, mencapai 569.710 unit, dan menyumbang 57,8 persen dari total penjualan BYD. Ini menunjukkan pergeseran preferensi konsumen ke arah kendaraan hybrid yang lebih fleksibel.
Sejak April 2022, BYD resmi menghentikan produksi mobil bermesin bensin konvensional dan hanya fokus pada kendaraan listrik murni serta PHEV.
Target Penjualan Global Terus Meningkat
Jika tren ini terus berlanjut, BYD diperkirakan akan mencapai target penjualan 5,2 juta unit di sepanjang tahun 2025, naik dari 4,3 juta unit pada 2024 dan 3 juta unit pada 2023. Bahkan, proyeksi untuk 2026 menunjukkan angka fantastis: 6,5 juta unit.
Dominasi BYD di Pasar EV Indonesia
Di Indonesia, BYD juga mengukuhkan diri sebagai pemimpin pasar mobil listrik. Meski belum memasarkan lini PHEV-nya di Tanah Air, BYD berhasil mendominasi pasar EV dengan pangsa 32,8 persen pada periode Januari – Februari 2025.
Selama dua bulan pertama 2025, BYD menjual 2.513 unit mobil listrik, mengungguli Wuling yang hanya mencatatkan 1.520 unit (turun 44,9 persen dari tahun sebelumnya), serta Chery dengan 1.371 unit (naik 402 persen dibanding periode yang sama di 2024). Pendatang baru Denza—sub-merek premium dari BYD—berhasil menembus pasar dengan 937 unit hanya dalam dua bulan, berkontribusi 12,2 persen terhadap total pasar EV nasional.
Secara keseluruhan, penjualan mobil listrik di Indonesia selama Januari-Februari 2025 mencapai 7.655 unit, naik 12 persen dari 6.813 unit pada periode yang sama tahun lalu.
BYD Ungguli Tesla di Kuartal Pertama 2025
Prestasi BYD tidak berhenti di situ. Untuk pertama kalinya, BYD berhasil mengungguli Tesla dalam penjualan mobil listrik murni pada Kuartal I 2025. Dengan 416.388 unit BEV terjual, BYD meninggalkan Tesla yang hanya membukukan 336.681 unit pada periode yang sama.
Sebelumnya, BYD juga mencetak kemenangan serupa pada Kuartal IV 2024 dengan 595.413 unit BEV terjual, mengalahkan Tesla yang menjual 495.570 unit. Bahkan pada Kuartal IV 2023, BYD lebih unggul dengan 595.413 unit dibanding Tesla 484.507 unit.
Namun secara keseluruhan pada tahun 2024, Tesla masih unggul secara tipis dengan 1,78 juta unit BEV dibanding 1,76 juta unit dari BYD. Dengan performa kuat di awal tahun ini, BYD diprediksi akan menggeser Tesla dari posisi puncak pasar mobil listrik murni global pada 2025.
SUMBER. SUARA.COM










